|
Masyarakat Adat Topang Dilatih Memetakan Wilayah |
|
|
|
|
Written by Rizal Pajokka
|
|
Selasa, 15 Mei 2012 17:18 |
JURnaL Celebes-Enrekang. Masyarakat adat Tapong, di Kabupaten Enrekang dilatih memetakan wilayah adat. Pelatihan pemetaan partisipatif ini dilakukan malam hari di rumah salah seorang warga Dusun Tempe, Desa Tapong, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Minggu-Senin (13-14/5/2012). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses lokakarya tapal batas yang dilakukan Maret lalu.
|
|
Masyarakat Adat Harus Pahami Hak-Hak |
|
|
|
|
Written by Rizal Pajokka
|
|
Selasa, 08 Mei 2012 16:01 |
JURnaL Celebes-Gowa. Masyarakat adat harus memahami hak-haknya agar bisa memperjuangkannya secara maksimal. Jika Masyarakat tidak bisa memahami hak-haknya, selamanya akan ditindas oleh pihak-pihak yang punya kepentingan, termasuk menghadapi implementasi REDD/REDD+ nanti.
|
|
Abdon Kembali Pimpin AMAN |
|
|
|
|
Written by Laporan Rizal-Silvi
|
|
Kamis, 26 April 2012 14:56 |
JURnaL Celebes-Tobelo. Abdon Nababan kembali terpilih menjadi Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) untuk periode 2012-2017 pada Kongres AMAN di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Abdon dipilih secara aklamasi setelah semua peserta menyatakan memilihnya. Satu calon lainnya Juarsih Aloys menyatakan mundur setelah menyampaikan visi-misi. Sementara calon lain Satria Wangsa secara otomatis tidak terpilih setelah semua peserta kongres menyatakan memilih Abdon.
|
|
Last Updated ( Selasa, 01 Mei 2012 15:02 )
|
|
Ketua DPR Janji Sahkan RUU Masyarakat Adat |
|
|
|
|
Written by Admin
|
|
Jumat, 20 April 2012 19:15 |
Laporan Sivia dari Tobelo
JURnaL Celebes-Tobelo. Ketua DPR Marzuki Ali yang didaulat membuka Kongres IV Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) berjanji DPR akan mensahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat. Penegasan ini disampaikan Marzuki Ali saat memberi sambutan pada pembukaan Kongres AMAN, Kamis (19/2/2012) di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.
|